Kesalahan Istikharah SBY dalam Memilih Cawapres Boediono

Baru-baru ini aku membaca gugatan dua orang blogger mengenai istikharahnya SBY dalam memilih cawapres Boediono. Blogger pertama (nirwansyahputra) langsung menegur, “SBY, Jangan Main-main dengan Istikharah!” Blogger kedua (nusantaraku) mempertanyakan, “Dan apakah sosok ekonom seperti Boediono memang merupakan pilihan Tuhan untuk memimpin negeri ini? Apakah Tuhan memang memilih sosok ekonom yang enggan membantu rakyat kecil disisi lain senang membantu pengusaha kaya? Atau sebaliknya, “istikharah” hanyalah kedok politik atas nama Agama?

Kedua blogger tersebut menggunakan sudut pandang logika dalam analisis mereka. Di sini, aku hendak menggunakan sudut pandang agama Islam. Kebetulan, masalah istikharah bukanlah perkara yang asing bagiku. (Selama ini, ada dua buku karyaku mengenai istikharah, yaitu Rahasia Sholat Istikharah dan Istikharah Cinta.)

Pertanyaan yang hendak kujawab dalam postingan ini adalah: Apakah dalam memilih Boediono sebagai cawapres, SBY sudah melakukan istikharah sesuai dengan ajaran agama Islam? Kalau belum sesuai, di manakah letak kesalahannya atau kekurangsempurnaannya? Baca entri selengkapnya »

Ketua Organisasi Dakwah Mau Pacaran Secara Islami

saya boleh berbincang dengan bapak kan mengenai masalah agama? karena saya merasa bertanggungjawab sebagai ketua di organisasi [dakwah] yang saya tempati sekarang utk bisa membimbing khususnya diri saya dalam beragama umumnya utk umat muslim siapa tahu saya bisa menjadi mubaligh juga seperti bapak hehehehe….

[1] pak, mengawali perbincangan kita, saya ingin berdiskusi dengan bapak mengenai realita kehidupan yang saya saksikan yaitu mengenai “pacaran”, saya sudah membaca banyak artikel bapak mengenai “pacaran islami” dan saya mendukung sekali apa yang bapak paparkan karena saya merasa bahwa cinta merupakan anugrah dimana kita sebagai manusia sah-sah saja kalau memiliki rasa terhadap lawan jenis….

[2] tetapi sepertinya pak saya tdk bisa pacaran utk sementara ini dikarenakan lingkungan organisasi saya sepertinya sangat melarang yang namanya “pacaran” jadi mungkin saya sbg ketua sekarang bingung mengambil sikap saya takut kalau saya pacaran orang akan menganggap jelek organisasi saya yg notabene organisasi “dakwah islam”…..

[3] tetapi menurut ego saya pribadi yang tentunya didasarkan pada pemahaman saya islam bahwa pacaran itu tdk apa2 selama tdk melakukan hal yg dilarang kan pak?

[4] jujur skrg saya sedang jatuh cinta dgn seorang wanita tetapi dia sudah punya pacar namun saya tdk tau mengapa hati saya ini kayaknya mentok sama dia apa mungkin ini jodoh ya pak? wallahu ‘alam…

[5] tapi yang saya masih tdk mengerti mengapa rata2 org sekarang yang mengatasnamakan dakwah islam sepertinya selalu radikal yang menjalankan agama islam secara berlebihan dimana menurut saya itu terlalu memberatkan kepada diri saya padahal nabi Muhammad saja dalam haditsnya bersabda “permudah jangan persulit” bener ga pak?

[6] saya makin bingung kadang saya merasa berdosa jika tdk melakukan hal yang menurut “mereka” ini adalah islam yg sesungguhnya tetapi menurut saya islam tdk seperti itu gimana menurut bapak?

[7] mungkin menurut saya ulama yang berani berijtihad dan mewakili hati nurani saya di Indonesia baru pak Quraish shihab dan bapak M shodiq mustika dalam menetapkan hukum atau memberi penjelasan tentang islam karena bahasan2nya relevan dgn kehidupan sehari2 dan flexible dgn perkembangan zaman namun tetap mengacu pada Qur’an dan Sunnah Rasul……

[8] Pak, bisa rekomendasikan saya dimana tempat PW Muhammadiyah di bandung siapa tahu saya bisa berbincang dengan ulama disana dan sukur2 kalo beliau bisa menjadi guru juga di organisasi saya utk lebih memantapkan dakwah islam yang juga bisa mengajarkan bahasa arab pada teman2 mahasiswa, supaya kegiatan organisasi ini dapat disukai oleh orang banyak dimana kenyataan sekarang org2 ga mau kalo mengaji dalam artian mengkaji perihal masalah kehidupan dalam sudut pandang agama menurut mereka “ga gaul” padahal sebenarnya jika mereka ikut sangat bermanfaat…..

[9] maaf ya pak saya sudah berani merepotkan bapak tapi maksud saya insya Allah baik, saya ingin mencoba belajar berdakwah dalam kepengurusan saya sekarang karena saya sadar ilmu saya belum seberapa……trimakasih sebelumnya.

Jawaban M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Haramkah bekerja di perbankan?

Sejak beberapa pekan belakangan ini, kami telah menyajikan beberapa kali lowongan kerja di dunia perbankan. Melihat itu, beberapa pengunjung situs ini bertanya-tanya: Apakah bekerja di perbankan itu tidak haram? Tidakkah bunga bank itu tergolong riba, sehingga haram hukumnya?

Untuk menjawab pertanyaan semacam itu, di bawah ini kami sampaikan dua buah kutipan terkait. Pertama, dari Dr. Zulkarnaini Abdullah M.A. (Rektor STAIN Cot Kala / Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Ar Raniry) dalam “hukum bank konvensional“: Baca entri selengkapnya »

MUI Lebak Melarang Warga Kunjungi Qur`an Palsu

MUI Lebak Larang Warga Kunjungi Qur`an Palsu
By Republika Newsroom
Kamis, 30 April 2009 pukul 19:47:00

LEBAK — Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, secara resmi melarang warga mengunjungi Al-Quran raksasa palsu yang ditemukan secara gaib sebulan lalu di Masjid Dua Kalimat Sahadat di Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. “Setelah kami teliti bersama pakar tafsir, ahli kitab, dan kyai ternyata banyak tulisan dan isi kandungan Al-Quran tidak sesuai dengan musshaf Al-Quran pada umumnya,” kata Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH Satibi Hambali, Kamis. Baca entri selengkapnya »

Nikah siri eh, Dakwah siri, yuk!!

Sirri = rahasia, diam-diam, tidak memberitahukan, tidak mengumumkan. Pada mulanya, nikah sirri bermakna “pernikahan yang memenuhi unsur-unsur atau rukun-rukun perkawinan dan syaratnya menurut syari’at, …, hanya saja si saksi diminta untuk merahasiakan atau tidak memberitahukan terjadinya pernikahan tersebut kepada khalayak ramai.” Kini, masyarakat memaknai nikah siri sebagai “pernikahan yang dilakukan oleh wali atau wakil wali dan disaksikan oleh para saksi, tetapi tidak dilakukan di hadapan Petugas Pencatat Nikah sebagai aparat resmi pemerintah”.

Menurut hukum negara, nikah siri itu kriminal. Menurut hukum Islam, nikah sirri itu haram. Karena itu, daripada nikah siri, kita dakwah sirri aja, yuk! Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam dakwah. Tag: , . Leave a Comment »

Indera Keenam menurut Al-Qur’an

saya pernah membaca buku dan buku itu berbunyi “orang yang sering bermimpi dan menjadi kenyataan maka orang itu memiliki indera ke enam” apa benar itu pak? … tolong beri saya penjelasan yang lengkap dan detail tentang indera ke-6 pak

Jawaban M Shodiq Mustika:

Semua orang memiliki indera keenam. Seperti pada pancaincera, ada yang dayacerapnya tinggi, ada pula yang dayacerapnya rendah. Seperti pada panceindera pula, dayacerap indera keenam dapat ditingkatkan disamping bisa menyusut. Baca entri selengkapnya »

SBY & Menag Menolak Pembubaran Ahmadiyah

Suasana kampanye menjelang pemilu tahun ini rupanya menguak perbincangan tentang masalah-masalah yang dinilai kontroversial. Salah satunya adalah keberadaan jamaah Ahmadiyah. Di situs ini pun, perbincangan ini telah menghasilkan diskusi yang agak panas. (Lihat “Perang PKS vs Ahmadiyah“.) Itulah sebabnya, ketika tadi pagi aku jumpai berita mengenai mengapa Presiden SBY dan Menteri Agama (Menag) belum dapat menerima seruan pembubaran Ahmadiyah, aku langsung tertarik untuk menayangkannya di sini supaya kita semua lebih mengetahui duduk perkaranya. Ini dia beritanya: Baca entri selengkapnya »