Mengubah Takdir dalam Tinjauan Biologis

Dalam tinjauan biologis, apakah takdir tidak bisa kita ubah (dengan seizin Tuhan)? Dengan kata lain, apakah gen yang diwariskan orangtua kepada anak bersifat tetap? Jawabannya saya dapatkan ketika membaca resensi Adam Kristian, “Gen, Misteri di Balik Kehidupan” (Jawa Pos, 2 September 2007), hlm. 9.

Yang diresensi itu adalah buku Kazuo Murakami, The Divine Message of DNA: Tuhan dalam Gen Kita (Bandung: Mizan Pustaka, 2007). Berikut ini saya kutipkan sebagian dari kalimat-kalimatnya:

Selama ini banyak orang yang salah paham dan menyangka gen yang diwariskan orangtua kepada anak … bersifat tetap. …

Murakami telah membuka pikiran kita dengan menunjukkan pengaruh gen yang berkelanjutan dalam hidup. Dengan ketekunannya melakukan penelitian dan percobaan yang tak kenal menyerah, akhirnya Murakami berhasil mengungkapkan bahwa gen-gen dalam tubuh manusia yang semula bersifat pasif dapat diaktifkan. Ia menjelaskan, gen-gen dalam tubuh manusia bersifat aktif dan fleksibel, artinya baik dan buruknya bergantung diri kita sendiri.

Pikiran dapat mengaktifkan gen-gen positif dan menonaktifkan gen-gen negatif. Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan atau membangkitkan gen positif.

Pertama, positive thinking, yang akan membangkitkan gen-gen yang bermanfaat.
Kedua, selalu peka dan terinspirasi akan membuat kita awet muda dan panjang umur.
Ketiga, informasi baru dapat mengubah gen kita.
Keempat, niat baik akan memberi efek positif pada gen.

Bagaimana menurut Anda? (Kalau Anda belum yakin bahwa takdir itu bisa diubah, silakan simak artikel “Karena sudah ditakdirkan, perlukah mencari jodoh?“)

Ditulis dalam Aqidah. Tag: . 2 Komentar »

2 Tanggapan ke “Mengubah Takdir dalam Tinjauan Biologis”

  1. Achmad Sholeh Says:

    Setahu saya Taqdir itu ada dua Muallaq dan Mubrom, yang Muallaq Sesuai Ketetapan Allah sedangkan Mubrom sesuai Ikhtiar manusia atau gimana ya pak shodiq kebalik ndak itu ya

  2. Gaul Yuk! » Blog Archive » Benarkah pria memang berbakat menyeleweng? Says:

    [...] penelitian genetika yang menerangkan hubungan sebab-akibat, lihat Mengubah Takdir dalam Tinjauan Biologis. Di situ diungkap bahwa “gen-gen dalam tubuh manusia bersifat aktif dan fleksibel, artinya [...]


Tinggalkan Balasan