Haramkah bekerja di perbankan?

Sejak beberapa pekan belakangan ini, kami telah menyajikan beberapa kali lowongan kerja di dunia perbankan. Melihat itu, beberapa pengunjung situs ini bertanya-tanya: Apakah bekerja di perbankan itu tidak haram? Tidakkah bunga bank itu tergolong riba, sehingga haram hukumnya?

Untuk menjawab pertanyaan semacam itu, di bawah ini kami sampaikan dua buah kutipan terkait. Pertama, dari Dr. Zulkarnaini Abdullah M.A. (Rektor STAIN Cot Kala / Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Ar Raniry) dalam “hukum bank konvensional“: Baca entri selengkapnya »

Haramkah menikahi orang pajak?

sy mau bertanya mengenai hukum pajak yang sekarang dalam islam. sy adalah seseorang yang bekerja di kantor pajak,,sy sangat2 heran dan tidak habis pikir kepada beberapa umat atau golongan yang mengharamkan pajak dan tidak memperbolehkan untuk menikahi orang pajak. sy tahu ada dalil2 yg menyebutkan bahwa pajak itu haram,tetapi apakah sama konteks pajak pada waktu itu dengan sekarang???apakah sy selaku orang muslim yg punya niat untuk mensejahterakan rakyat lewat penerimaan pajak dianggap haram untuk dinikahi???trus dimanakah hak sy sebagai seorang muslim apabila sudah di “judge” seperti itu??

sebelumnya sy minta maaf kepada golongan2 yg menganggap bahwa pajak itu haram karena selama mereka hidup di indonesia mereka telah hidup dibiayai dengan uang2 haram,,tp kenapa mereka g konsisten dengan meninggalkan negeri ini saja???indonesia masih belum bisa hidup dengan sumber kekayaannya,jadi 80% penerimaan APBN itu dari pajak. MasyaALLAH sekali ada golongan2 yang mengatakan bahwa kami pegawai pajak haram dinikahi,padahal niat tulus kami untuk mengejar target penerimaan sangatlah besar dan itu juga demi saudara2 qt muslim di indonesia.

sy juga punya cerita yang sangat menyedihkan,,sy mau mendekati seorang gadis yang sudah lama sy idam2 kan tetapi hanya karena sy bekerja di pajak dan dari ustadznya tidak memperbolehkannya untuk menikahi orang pajak sehingga diurungkan sajalah niatnya. betapa sakitnya hati ini seolah2 seorang muslim seperti saya haram untuk hidup dan menyanding seorang gadis pujaan.

terimakasih atas jawabannya

Jawaban M Shodiq Mustika: Baca entri selengkapnya »

Tertibkan tempat maksiat dengan bijaksana!


Nahdlatul Ulama (NU) tidak akan menempuh cara-cara kekerasan dalam menertibkan tempat-tempat maksiat seperti tempat hiburan malam, kafe dan warung remang-remang. “Cara-cara yang ditempuh sesuai dengan pedoman Pengurus Besar NU dalam bermasyarakat, yakni menggunakan pendekatan “bil hikmah“. NU tidak menginginkan adanya kekerasan sesama warga,” kata Rais Syuriyah Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan KH Musthofa Bakri kepada kontributor NU Online Abdul Muiz di Pekalongan, Rabu (27/8) tadi malam.

Baca entri selengkapnya »

Mengapa orang-orang baik itu ikut korupsi?

Setiap kali saya melangkah, seringkali saya menjumpai korupsi. Di lembaga pendidikan, instansi pemerintah, perusahaan swasta, bahkan juga di rumah tangga. Ada apa gerangan? Mengapa korupsi itu menjadi budaya Indonesia di masa kini? Mengapa ada banyak orang yang dikenal baik dan terhormat di mata masyarakat ternyata juga melakukan korupsi?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ekonomi, Politik. 4 Komentar »

Mengenal Neoliberalisme Ekonomi — Eddy Nurcahyono

Menurut Mansour Fakih, neoliberalis adalah bangkitnya kembali bentuk baru aliran ekonomi liberal lama. Mengapa yang lama bangkit kembali, karena berkaitan dengan pasang surut dari sistem itu sendiri sejak pertama diimplementasikan .

Baca entri selengkapnya »