Mengapa radikalisme Islam tumbuh di Indonesia? Mengapa gerakannya terpengaruh oleh gerakan serupa di Timur Tengah? Apa saja ciri-ciri Islam radikal? Mengapa di tengah arus utama Islam yang moderat di Indonesia (utamanya NU dan Muhammadiyah), muncul sekelompok Muslim sebagai teroris? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini saya peroleh jawabannya di sebuah resensi di Jawa Pos hari ini, dari M Endy Fadlullah terhadap buku Greg Fealy dan Anthony Bubalo,Jejak Kafilah (Bandung: Mizan, April 2008).


