Fatwa: “Rambut wanita bukan aurat.”

Dalil-dalil yang sah mengenai aurat wanita atau pun pria tidak semuanya qath’i (tegas) dalam segi dalalah (indikasi). Dengan demikian, masalah aurat itu terbuka untuk ijtihad. Dalam ijtihad, wajar saja jika terdapat perbedaan-perbedaan meskipun sama-sama berlandaskan Al-Qur’an dan hadits shahih.

Karenanya, Baca entri selengkapnya »

Berdosakah aku mencium dia, dia, dan dia?

Dengar-dengar, sejumlah orang mengatakan bahwa kita tidak boleh mencium tangan ulama. Mereka berkata, “Itu syirik. Janganlah kamu menyembah yang selain Allah.” Mereka juga bilang, “Itu bid’ah yang sesat. Rasulullah saw. tidak pernah mengajarkannya.”

Benarkah mencium tangan ulama (atau orang lain yang kita muliakan) itu tergolong syirik? Baca entri selengkapnya »