Bolehnya Jabat Tangan Pria-Wanita

halal bihalal Balmon Yogya 2005

Di saat lebaran, di Indonesia ada tradisi jabat tangan, termasuk antara pria-wanita yang bukan muhrim (bahkan sampai cium tangan). Bagaimana sebaiknya kita menyikapinya? Marilah kita simak petuah/fatwa dari Abdul Halim Abu Syuqqah dan Syaikh Yusuf Qardhawi.

Baca entri selengkapnya »

Berdosakah aku mencium dia, dia, dan dia?

Dengar-dengar, sejumlah orang mengatakan bahwa kita tidak boleh mencium tangan ulama. Mereka berkata, “Itu syirik. Janganlah kamu menyembah yang selain Allah.” Mereka juga bilang, “Itu bid’ah yang sesat. Rasulullah saw. tidak pernah mengajarkannya.”

Benarkah mencium tangan ulama (atau orang lain yang kita muliakan) itu tergolong syirik? Baca entri selengkapnya »