Haruskah mengikuti aliran tertentu seperti Muhammadiyah dan NU?

Haruskah kita mengikuti aliran Islam tertentu semisal Muhammadiyah dan NU, padahal kewajiban kita hanyalah mengikuti firman Allah SWT dan sunnah rasul-Nya? Pertanyaan ini mengingatkan saya pada pertanyaan pribadi saya: haruskah saya menempuh studi lanjut secara formal di perguruan tinggi tertentu? Bukankah kewajiban kita hanyalah belajar dan bukan bersekolah?

Jawaban saya sederhana. Bila memang efisien dan efektif untuk menuntut ilmu, maka sebaiknya saya menempuh studi lanjut secara formal. Kalau kurang efisien dan kurang efektif, tak perlu saya menempuhnya. Begitu pula dalam beraliran agama. Kalau mengikuti aliran tertentu itu menjadikan Anda berislam dengan lebih seutuhnya, maka silakan lakukan. Kalau ternyata mendirikan “aliran” sendiri (beranggotakan satu orang, yakni diri sendiri) lebih efisien dan efektif, ya ini saja yang sebaiknya Anda lakukan. Jelas?

Comments
One Response to “Haruskah mengikuti aliran tertentu seperti Muhammadiyah dan NU?”
  1. agorsiloku mengatakan:

    Apakah NU, Muhammadiyah aliran? ataukah organisasi….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s