Sepeda Motor Diharamkan untuk Pawai Idul Adha

Di sejumlah daerah di Indonesia, Idul Adha dirayakan dengan lebih meriah daripada Idul Fitri. Kemeriahannya antara lain terlihat dalam pawai takbir keliling dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun tentunya, perayaan itu tidak boleh berlebihan. Sebagaimana pada pawai jalanan seperti pada kampanye pemilu, lalu lintas kita perlu lebih diatur demi keamanan dan ketertiban bersama. Karena itu, aku mendukung keputusan Pemerintah Kota Batam yang “mengharamkan” alias melarang sepeda motor mengikuti pawai keliling pada malam takbir Idul Adha 1430 H:

Sepeda Motor Dilarang Ikut Pawai Idul Adha
By Republika Newsroom
Kamis, 26 November 2009 pukul 10:13:00

BATAM–Pemerintah Kota Batam melarang pengendara sepeda motor mengikuti pawai keliling pada malam takbir Idul Adha 1430 H, Jumat (27/11). Takbir keliling hanya boleh diikuti kendaraan roda empat.

“Berdasarkan rapat koordinasi antara Panitia Hari Besar Islam Kota Batam dengan Sat Lantas Poltabes Barelang, kendaraan roda dua tidak diperbolehkan ikut pawai keliling,” kata Kabag Humas Pemkot Batam, Yusfa Hendri di Batam, Rabu (25/11).

Menurut Yusfa, larangan tersebut untuk menghindari kecelakaan yang biasa terjadi dalam pawai. “Selain untuk menghindari kecelakaan lalu lintas dan kemacetan arus lalu lintas di jalan raya, juga agar syiar merayakan Idul Adha diperingati tidak dengan ugal-ugalan oleh pengendara roda dua,” kata Yusfa.

Ia mengatakan, pawai keliling Idul Adha akan diikuti perwakilan 12 kecamatan yang ada di Batam dan organisasi masyarakat.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kota Batam memperlombakan kendaraan yang ikut pawai keliling, kata dia.

Pawai keliling, kata dia, akan melalui rute Masjid Raya melewati Simpang Kabil, Simpang Jam, Simpang Baloi Centre, Tanjung Uma, Nantongga, Polsek Batu Ampar, Seraya Atas, Simpang Ramco, Simpang Kuda Atas, Simpang Sei Panas, Simpang Bundaran Regata dan finish di Masjid Raya.

Sementara itu, Kantor perwakilan Departemen Agama di Batam menetapkan 364 lokasi Shalat Idul Adha 1430H.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan direncanakan menunaikan Shalat Idul Adha di Masjid Raya, Batam Centre. Khatib di Masjid Raya adalah Jamaluddin Noor dan imam Muslim Ahmad, serta bilal M Hasyim.

Pemerintah Kota Batam menyumbang 11 ekor sapi dan 15 ekor kambing dalam pelaksanaan idul kurban. Hewan potong disebar di beberapa pusat pemotongan hewan kurban di Kota Batam. “Kegiatan pemotongan hewan lembu tidak hanya dipusatkan di Masjid Raya Betam Centre, tapi juga ditempat-tempat yang masyarakatnya sangat membutuhkann bantuan daging qurban tersebut,” kata Yusfa. ant/rin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s